Aku Terima
“Aku gak bisa lagi marah samu kamu.”
Dan aku berharap bahagia kamu selalu, karena kamu telah memilih yang terbaik dan demikian aku.
Aku terima yang seharusnya aku terima, bahkan dari aku mengambil keputusan.
Melepaskanmu dan tak berharap kamu kembali menjadi milikku.
Aku terima apa yang sudah menjadi takdir kita masing-masing.
Tak ada yang perlu lagi diharapkan, semua hanyalah cerita bisa jadi usang, tapi tetap terjaga di hatiku.
Aku terima dan aku simpan dengan baik.
Other Stories
Melepasmu Dalam Senja
Cinta pertama yang melukis warna Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti? M ...
Permainan Mematikan: Narsistik
Delapan orang asing diculik dan dipaksa mengikuti serangkaian permainan mematikan. Tujuh d ...
Cicak Di Dinding ( Halusinada )
Sang Ayah mencium kening putri semata wayangnya seraya mengusap rambut dan berlinang air m ...
Aruna Yang Terus Bertanya
Cuplikan perjalanan waktu hidup Aruna yang selalu mempertanyakan semua hal dalam hidupnya, ...
Hujan Yang Tak Dirindukan
Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh no ...
Dia Bukan Dia
Sebuah pengkhianatan yang jauh lebih gelap dari perselingkuhan biasa. Malam itu, di tengah ...