Kejam
“Entahlah kadang aku merasa kamu kejam buat aku, seperti yang dulu pernah kamu lakukan.”
Mungkin takdir hidupku seperti ini, menoreh luka di atas luka.
Aku tak pernah tahu ... dan sekarang aku tahu, maaf atas luka demi luka sungguh pun aku juga telah melukai diriku sendiri.
dan bersembunyi dari luka yang aku buat sendiri entah sampai kapan?
Other Stories
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta pertama yang melukis warna Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti? M ...
Mozarella (bukan Cinderella)
Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali melihat dunia. Seseora ...
Deru Suara Kagum
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...
Ablasa
Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan menjadi menyeramkan setelah mereka t ...
Bumi
Seni mencintai terkadang memang menyenangkan, tetapi tak selamanya berada dalam titik mani ...