Kejam
“Entahlah kadang aku merasa kamu kejam buat aku, seperti yang dulu pernah kamu lakukan.”
Mungkin takdir hidupku seperti ini, menoreh luka di atas luka.
Aku tak pernah tahu ... dan sekarang aku tahu, maaf atas luka demi luka sungguh pun aku juga telah melukai diriku sendiri.
dan bersembunyi dari luka yang aku buat sendiri entah sampai kapan?
Other Stories
Rahasia Desa Teluk Roban
Farhan selalu tak betah ketika libur akhir tahun harus kembali ke Desa Teluk Roban. Desa i ...
Mother & Son
Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...
The Fault
Sebuah pertemuan selalu berakhir dengan perpisahan. Sebuah awalan selalu memiliki akhiran. ...
Cicak Di Dinding ( Halusinada )
Sang Ayah mencium kening putri semata wayangnya seraya mengusap rambut dan berlinang air m ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta pertama yang melukis warna Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti? M ...
Kita Pantas Kan?
Bukan soal berapa uangmu atau seberapa cantik dirimu tapi, bagaimana cara dirimu berdiri m ...