Sang Maestro

Reads
985
Votes
0
Parts
8
Vote
Report
Penulis Queena Adhelia

Bab 7. Awal Kebangkitan

Sesampainya di rumah, Maya mempunyai banyak ide cemerlang yang muncul. Dia mencari cara agar dia tidak diganggu oleh Zara kembali. Ibunya tidak ada di rumah, seperti biasa sang ibu pergi bekerja. Akhirnya Maya langsung ke kamarnya dan mulai menuliskan apa yang ingin dilakukan dan bagaimana cara dia akan kembali bersinar. Inilah langkah pertama setelah banyaknya kejadian yang dialaminya. Api di dalam tubuhnya membara seperti mengatakan jika Maya akan menyelesaikan tantangannya.

Maya perlahan-lahan mulai kembali menggambar. Segala hal yang ingin dia gambar itulah untuk memantik semangatnya. Maya menggunakan sisa dari liburnya untuk mengembangkan dirinya dan dia mulai kembali aktif di media sosialnya. Menerima pesanan gambar yang ada, dengan segala hal yang dia mampu. Banyak reaksi yang dilontarkan dalam media sosialnya. Beberapa ada yang tetap mendukungnya. Banyak dari mereka juga ingin menjatuhkannya dengan kejadian yang lalu. Tetapi Maya tidak menyerah juga. Maya melakukan apa yang ingin dia lakukan. Dia tidak lagi sibuk dengan para pembully di luar sana. Mereka tidak tahu apa yang terjadi dan mereka asal menghukum seseorang.

Pada momen itu, orang-orang juga melihat sisi Zara yang tidak kalah pamornya. Juga melihat kebangkitan dari Maya. Terkejut dengan apa yang terjadi dia pun tidak tinggal diam. Dia mencoba berkali-kali untuk memprovokasi agar orang-orang mempercayai dia daripada Maya. Mengatakan jika Maya plagiat, mengambil karya orang lain, dan sebagai macamnya agar dia tetap jatuh. Tetapi mereka berkata lain. Semakin Zara menjadi-jadi semakin banyak orang yang mulai tidak suka dengan Zara. Inilah awal kehancuran dari Zara.

Liburan semester pun sudah usai, waktunya mereka menjalankan kehidupan perkuliahan kembali. Kesempatan Maya untuk mengambil kembali julukan dia sebagai sang Maestro.

“Halo halo Maya bagaimana liburanmu.” Kata Zara dengan ketawa jahatnya.

Maya pun hanya berjalan dan tidak menghiraukan Zara yang menyapanya. Seketika orang-orang mulai membicarakan itu. Kejadian yang begitu menarik untuk dilihat oleh banyak orang. Zara yang mendapatkan perlakuan seperti itu pun merasa sangat malu. Mimik muka seperti apa yang harus diperlihatkan. Bagaimana cara agar Maya terlihat jahat di mata mereka.

“Dih sekarang lo sombong banget ya Maya!” Kata Zara dengan berteriak kepada Maya.
“Butuh banget salam dariku?” Kata Maya sambil tersenyum tipis.
“Lo kenapa sih, aku nyapa baik-baik loh.” Kata Zara yang mulai akting menangis.
“Tapi aku nggak mau berbicara dengan seseorang yang merusak karya orang lain” Kata Maya dengan tegas.
“Hih jahat banget… huhuhuhu.” Kata Zara yang mulai menangis palsu.

Pembicaraan mereka menarik banyak orang. Pada pagi itulah percakapan mereka menjadi perbincangan banyak orang di kampus. Orang-Orang di sana pun mulai membelah menjadi 2 kubu. Ada yang merasa perkataan Maya benar dan ada pula yang berempati kepada Zara.

“Eva mau gw kasih tau sesuatu menarik nggak?” Kata Riri.
“Bused, gosip apalagi nih.” Kata Eva.
“Barusan pagi ini, Maya ngajak berantem Zara.” Kata Riri.
“HAH SERIUS!?”
“Gw nggak bohong cuy. Sesuai prediksi, Zara kalah argumen. Dia malah nangis tuh.”
“Hahahaha apaan tuh, biasalah dia tu. Dah dari sananya kaya gitu.”
“Iya lagi, lucu banget. Coba deh tadi lo liat.”

Gosip mulut ke mulut yang sangat cepat itu segera menyebar. Mereka yang selama terpuruk akibat perlakuan dari Zara pun mulai mendukung Maya. Bagi mereka, tidak ada yang bisa menandingi Maya. Maya adalah seseorang yang suka membantu teman-temannya. Bahkan di saat terpuruk pun dia tetap menyemangati mereka. Itulah perbedaan jauh dari Maya dan Zara. Nama Maya pun mulai kembali pamor.



Other Stories
Cicak Di Dinding ( Halusinada )

Sang Ayah mencium kening putri semata wayangnya seraya mengusap rambut dan berlinang air m ...

Queen, The Last Dance

Di panggung megah, di tengah sorak sorai penonton yang mengelu-elukan namanya, ada air mat ...

Perpustakaan Berdarah

Sita terbayang ketika Papa marah padanya karena memutuskan masuk Fakultas Desain Komunikas ...

Rahasia Desa Teluk Roban

Farhan selalu tak betah ketika libur akhir tahun harus kembali ke Desa Teluk Roban. Desa i ...

Hold Me Closer

Karena tekanan menikah, Sapna menerima lamaran Fatih demi menepati sumpahnya. Namun pernik ...

Download Titik & Koma