Seoul Harem

Reads
71
Votes
0
Parts
3
Vote
Report
Seoul harem
Seoul Harem
Penulis Voidara

Hari Pertama Sekolah & Cafe

Pagi cerah di Gangnam menyingsing dengan aroma kopi Korea dan suara K-Pop samar dari radio. Hari pertama sekolah/universitas internasional tiba. Raka bangun dikelilingi adik-adik bergelung di king bed, pelukan clingy semalam bikin badannya pegal tapi hati hangat. Apartemen mewah kini rapi, tapi kafe warisan di Hongdae menunggu renovasi. Mobil SUV hitam luxury Raka siap antar mereka petualangan hari pertama.

Raka (ekspresi semangat pagi tersenyum lebar, pose berdiri di dapur pakai apron sambil angkat piring pancake Korea, tunjuk meja): "Sarapan siap! Hari pertama sekolah/univ! Aku antar kalian, terus lanjut renovasi kafe Bapak. Semangat ya, jangan telat!"

Tika (ekspresi fangirl mata berbinar lompat dari kursi, pose pegang seragam sekolah sambil joget mini): "Yay! Sekolah internasional deket Twice dorm! Pasti ketemu idol! Kak Raka antar aku duluan ya!"

Rina (ekspresi tomboy pukul meja antusias, pose angkat dumbbell imajiner sambil kunyah pancake): "Aku siap! Guru olahraga pasti ajarin taekwondo esports style! Kak coach, nanti pick up setelah latihan MLBB sekolah!"

Nita (ekspresi polos manja menguap, pose peluk lengan Raka sambil gosok mata): "Kak seragam univku ketat. Bantu Nita pasang roknya dong? Takut salah"

Laras (ekspresi tsundere pura-pura cuek tapi mata awasi Raka, pose lipat tangan duduk sambil makan): "Hmph. Aku univ paling tua, paling dewasa. Kak Raka jangan lama-lama di kafe ya. Pulang cepet."

Mira (ekspresi genit nyengir jail, pose colek pipi Nita sambil bisik): "Nita manja banget. Rok mini univ pasti seksi. Kak Raka suka yang pendek~"

Sinta (ekspresi pemalu pipi merona, pose buka buku sambil makan pelan): "Sekolahku ada klub baca harapannya ketemu cowok buku eh maksudnya temen."

Ibu Sari (ekspresi ibu rumah tangga tersenyum bangga, pose siram teh ginseng sambil peluk bahu Raka): "Anak-anak Ibu hebat. Raka, hati-hati renovasi kafe. Ibu masak bulgogi malam ini rayain hari pertama!"

Mobil SUV meluncur Gangnam menuju sekolah/universitas cluster internasional. Lalu lintas Seoul padat tapi mewah, billboard K-Pop berkedip. Rina dan Tika turun duluan di sekolah menengah atas. Rina lari peluk Guru Lee yang nunggu di gerbang.

Guru Lee (ekspresi coach atletis senyum lebar tangguh, pose berdiri tegap pakai jaket olahraga sambil tepuk bahu Rina): "Annyeong Rina! Siap taekwondo hari ini? Esports club juga ada MLBB turnamen minggu depan!"

Rina (ekspresi tomboy tinju udara excited, pose lompat peluk Guru Lee cepat): "Siap Coach Lee! Kak Raka coach pribadiku juga! Juara bareng!"

Rina dan Tika hilang di gerbang ramai. Mobil lanjut ke universitas untuk Laras, Mira, Nita, Sinta. Parkir di lot mahasiswa mewah. Saat turun, radio tiba-tiba nyanyi TWICE

Radio announcer (suara ceria, efek cameo): "Dan sekarang TWICE Nayeon lagi live dari studio, ekspresi wajahnya imut banget sambil pegang mic pink, bilang 'Hari ini univ internasional Seoul ramai siswa baru Indonesia! Selamat datang, fighting! Aku joget Feel Special buat kalian!'"

Tika (dari HP speaker, ekspresi fangirl jerit meski udah turun): "Nayeon unnie notice kita! Kak, rekam fancam!"

Di univ lobby glamor, mahasiswi lokal Korea cantik mendekati Raka yang ramah bantu angkat tas adik-adiknya. Laras langsung cemburu tsundere meledak.

Mahasiswi lokal 1 (ekspresi manja senyum genit Korea, pose colek lengan Raka pelan): "Oppa baru? Bantu carry bag dong? Kamu ganteng atletis nih~"

Mahasiswi lokal 2 (ekspresi kawaii mata besar, pose bagi permen sambil deketin): "Welcome to univ! Nanti party K-Pop yuk oppa?"

Raka (ekspresi ramah sopan tersenyum, pose angkat tas sambil angguk sopan): "Ah terima kasih! Saya Raka dari Indonesia, antar adik-adik. Semoga hari pertama lancar ya!"

Laras (ekspresi tsundere meledak merah muka cemburu, pose tarik tangan Raka kasar menjauh): "Kak Raka! Jangan ramah-ramah sama cewek asing! Mereka genit! Aku sulung, hak aku duluan! Masuk kelas sana, jangan ganggu!"

Mira (ekspresi genit tertawa jail, pose dorong Laras pelan): "Laras cemburu nih! Tsundere mode on. Kak, abaikan dia~"

Adik-adik masuk kelas masing-masing. Raka lanjut ke kafe warisan di Hongdae bangunan 2 lantai vintage, lokasi emas deket street performance K-Pop. Tukang renovasi Korea udah nunggu, cat baru, meja marmer, neon sign "Aditya Cafe" menyala. Raka kerja keras angkat barang, kaos basah keringat tunjuk otot dada bidang. Siang berganti sore, waktu pick up univ.

Parkir di lot univ lagi. Nita keluar terakhir, seragam rok mini biru navy univ terlalu pendek paha mulus sawo matang terlihat sampe garis panty lace samar. Dia panik lari ke mobil Raka, pintu belakang terbuka setengah.

Nita (ekspresi polos panik mata puppy besar, pose masuk mobil buru-buru sambil pegang rok): "Kak! Tolong! Seragam roknya kekecilan! Ganti baju cepet di mobil yuk? Kelas panas, baju dalem basah lengket!"

Nita angkat pinggul di kursi belakang, buka kancing blouse putih pelan. Bugil dada terpampang payudara mungil bulat sempurna D-cup, puting pink kecil mengeras AC mobil dingin, kulit mulus berkeringat tipis. Dia lepas rok mini, panty putih lace tipis basah lengket paha. Tubuh polos imutnya bergoyang geser rok panjang cadangan. Siluet seksi terpantul kaca spion, aroma manis badan Nita memenuhi mobil.

Raka (ekspresi kaget panik pipi merah langsung, pose tutup mata spion sambil suara gemetar gelagapan): "Nita! Pintu tutup dulu! Kamu ganti di mobil?! Aku liat spion ahh maaf! Cepet pakai rok panjangnya!"

Nita (ekspresi polos imut tersipu tapi manja, pose gosok paha sambil pakai rok panjang pelan, payudara masih samar blouse terbuka): "Kak jangan marah rok mini univ emang pendek banget. Lihat pantyku imut kan? Cuma Kakak boleh liat~ Sekarang aman deh."

Pintu mobil nutup, tapi bayangan bugil Nita bakar pikiran Raka. Celananya ketat, megap-megap sembunyikan reaksi dewasa. Laras dan Mira keluar univ, langsung curiga.

Laras (ekspresi tsundere cemburu lagi melotot, pose buka pintu belakang lihat Nita rapi tapi muka Raka merah): "Apa-apaan ini?! Nita ganti baju di mobil?! Kak Raka liat ya? Dasar pria! Aku awasi kamu terus!"

Mira (ekspresi genit tertawa ngakak jail, pose duduk depan colek paha Raka): "Wah ecchi mobile change! Nita pintar goda Kak. Laras, jangan cemburu mulu"

Sinta (ekspresi pemalu ikut duduk diam, pose buka buku nutup muka tapi intip): "Scene ganti baju kayak manga romcom"

Raka gas mobil pulang, pick up Rina dan Tika dulu. Rina lompat masuk sambil cerita.

Rina (ekspresi tomboy excited tinju udara, pose duduk belakang pukul bahu Raka dari kursi): "Kak coach! Guru Lee bilang aku talent taekwondo! Esports club ajak main MLBB sore ini. Pick up lagi ya!"

Tika (ekspresi fangirl pegang HP fancam, pose tunjuk layar): "Sekolah heboh! Ada rumor Nayeon alumni univ kita! Dia dateng guest lecture minggu depan!"

Pulang apartemen, Ibu Sari sambut dengan bulgogi panas. Meja makan penuh cerita hari pertama comedy cemburu Laras, ecchi Nita, semangat Rina esports. Melodrama muncul saat Raka cerita renovasi kafe lancar, tapi kangen Bapak.

Ibu Sari (ekspresi haru mata berkaca sambil angkat gelas jus, pose peluk bahu Raka): "Hari pertama sukses! Bapak pasti bangga. Raka pimpin kafe jadi besar ya."

Laras (ekspresi tsundere pura-pura cuek tapi peluk lengan Raka, pose bisik): "Maaf cemburu tadi. Tapi Kakak milik keluarga doang."

Nita (ekspresi polos manja duduk pangkuan Raka, pose peluk leher): "Nita janji ganti baju di kamar lain besok~ Tapi Kak suka kan?"

Raka (ekspresi lelah bahagia tertawa, pose angkat gelas toast): "Hari gila tapi best! Kafe besok buka soft opening. Kita kuat bareng!"

Malam ditutup movie K-Pop di king bed lagi, pelukan harem makin intim. Romance dewasa tumbuh di balik comedy chaos hari pertama Seoul esports, cemburu, godaan bugil mobil. Kafe Aditya tunggu grand opening, misteri warisan Bapak mulai terkuak pelan.

Other Stories
Pahlawan Revolusi

tes upload cerita jgn di publish ...

DARAH NAGA

Handoyo, harus menjaga portal yang terbuka agar mahkluk dunia fantasy tidak masuk ke bumi. ...

Mozarella (bukan Cinderella)

Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali melihat dunia. Seseora ...

Di Bawah Langit Al-ihya

Tertulis kisah ini dengan melafazkan nama-Mu juga terbingkailah namanya. Berharap mega t ...

Rumah Malaikat

Alex, guru pengganti di panti Rumah Malaikat, diteror kejadian misterius dan menemukan aja ...

Terlupakan

Pras, fotografer berbakat namun pemalu, jatuh hati pada Gadis, seorang reporter. Gadis mem ...

Download Titik & Koma