Cinta Dua Rasa

Reads
89
Votes
0
Parts
6
Vote
Report
Penulis Hana Larasati

Ombak Di Bawah Lantai Kaca

Seminggu berlalu, dan rumah itu tidak lagi terasa seperti perlindungan. Kehadiran Samudra adalah anomali. Jika Saka adalah garis lurus yang menenangkan, Samudra adalah coretan abstrak yang mengacaukan skema.
Suatu malam, hujan deras mengguyur kota. Saka tertahan di kantor karena proyek bendungan yang mendesak. Aruna duduk di dapur, mencoba fokus pada bukunya, ketika lampu mendadak padam.
Dalam kegelapan, ia mendengar langkah kaki.
\"Saka? Kau sudah pulang?\" tanya Aruna, meraba meja marmer.
Sepasang tangan yang kuat tiba-tiba melingkar di pinggangnya dari belakang. Hangat dan posesif. Aruna menghela napas lega, menyandarkan kepalanya ke bahu pria itu. \"Kau basah kuyup... mandilah, aku akan ambilkan handuk.\"
Pria itu diam, hanya membenamkan wajahnya di ceruk leher Aruna, memberikan gigitan kecil yang mengejutkan di bahunya. Aruna tersentak. Saka tidak pernah sekasar itu. Saka adalah kelembutan yang terukur.
\"Samudra?\" bisik Aruna dengan jantung berdegup kencang.
Lampu tiba-tiba menyala kembali. Aruna berputar dan mendapati sosok itu mengenakan kemeja biru muda milik Saka, rambutnya tersisir rapi ke belakang—persis gaya suaminya. Tapi tatapan matanya liar, penuh dengan tantangan yang tidak pernah dimiliki Saka.
\"Bagaimana kau bisa tahu?\" tanya Samudra dengan senyum miring, tidak melepaskan cengkeramannya di pinggang Aruna.
\"Saka tidak pernah menatapku seolah ingin menghancurkanku,\" jawab Aruna dengan suara bergetar.
\"Mungkin itu masalahnya, Una,\" Samudra melangkah maju, memojokkan Aruna ke tepian meja. \"Saka hanya ingin memajangmu di dalam rumah kaca ini. Aku? Aku ingin membawamu keluar untuk melihat badai.\"
Tepat saat itu, bunyi kunci pintu depan berputar. Saka melangkah masuk dengan payung di tangan, membeku melihat pemandangan di dapur. Di sana, di bawah lampu kristal yang terang, terdapat dua pria dengan wajah yang sama persis, namun hanya satu yang membuat Aruna merasa aman—dan anehnya, hanya satu yang membuatnya merasa benar-benar \'hidup\'

Other Stories
Blind

Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...

Jodoh Nyasar Alina

Alina, si sarjana dari Eropa, pulang kampung cuma gara-gara restu Nyak-nya. Nggak bisa ker ...

Ablasa

Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan menjadi menyeramkan setelah mereka t ...

Namaku Amelia

Amelia, seorang anak kecil yang penuh rasa ingin tahu, harus menghadapi hari-hari sulit di ...

Absolute Point

Sebuah sudut pandang mahasiswa semester 13 diambang Drop Out yang terlalu malu menceritaka ...

Dua Mata Saya ( Halusinada )

Raihan berendam di bak mandi yang sudah terisi air hangat itu, dikelilingi busa berlimpah. ...

Download Titik & Koma