Lembar Kesembilan (100 Hal Tentang Bumi) 8
(71) Aku ingin melindunginya dari bulan yang membuatnya celaka.
(72) Aku ingin melindunginya dari bintang yang menusuknya.
(73) Bahkan aku ingin dan sanggup untuk menemaninya sampai Bumi menjadi abu nanti.
(74) Aku tidak pernah meragukan apa yang aku cintai, aku tak pernah menghilangkan perasaanku hanya karena Bumi yang memberiku badai.
(75) Disetiap adegan dalam hidupku, Bumi adalah abadi.
(76) Walau perasaan ini tak bisa kupaksakan, karena tak sewajarnya seorang manusia memberikan seluruh hidupnya hanya untuk mencintai sesuatu yang tak akan pernah bisa menjadi tujuan.
(77) Gelapku Ia hilangkan, rapuhku Ia betulkan, burukku Ia bersihkan, takutku Ia hangatkan.
(78) Bahkan saat aku berdiri di penghujung pilau yang berlayar diatas luasnya lautan biru yang dalam, Bumi akan selalu menarikku dengan benang tipisnya.
(79) Takdir memang tak bisa kita ubah, namun bolehkah kali ini saja aku merubahnya?
(80) Biarkan Bumi menjadi seorang insan untuk satu hari saja, tolong biarkan aku berbincang dengannya satu jam saja, tolong biarkan aku menghabiskan waktu sisanya.
(72) Aku ingin melindunginya dari bintang yang menusuknya.
(73) Bahkan aku ingin dan sanggup untuk menemaninya sampai Bumi menjadi abu nanti.
(74) Aku tidak pernah meragukan apa yang aku cintai, aku tak pernah menghilangkan perasaanku hanya karena Bumi yang memberiku badai.
(75) Disetiap adegan dalam hidupku, Bumi adalah abadi.
(76) Walau perasaan ini tak bisa kupaksakan, karena tak sewajarnya seorang manusia memberikan seluruh hidupnya hanya untuk mencintai sesuatu yang tak akan pernah bisa menjadi tujuan.
(77) Gelapku Ia hilangkan, rapuhku Ia betulkan, burukku Ia bersihkan, takutku Ia hangatkan.
(78) Bahkan saat aku berdiri di penghujung pilau yang berlayar diatas luasnya lautan biru yang dalam, Bumi akan selalu menarikku dengan benang tipisnya.
(79) Takdir memang tak bisa kita ubah, namun bolehkah kali ini saja aku merubahnya?
(80) Biarkan Bumi menjadi seorang insan untuk satu hari saja, tolong biarkan aku berbincang dengannya satu jam saja, tolong biarkan aku menghabiskan waktu sisanya.
Other Stories
Kucing Emas
Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif. Berhubung ada rapat ...
Mak Comblang Jatuh Cinta
“Miko!!” satu gumpalan kertas mendarat tepat di wajah Miko seiring teriakan nyaring ...
Bahagiakan Ibu
Jalan raya waktu pagi lumayan ramai. Ibu dengan hati-hati menyetir sepeda motor. Jalan ber ...
Kita Pantas Kan?
Bukan soal berapa uangmu atau seberapa cantik dirimu tapi, bagaimana cara dirimu berdiri m ...
Balada Cinta Kamaliah
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah bambu ukuran satu m ...
Mauren, Lupakan Masa Lalu
“Nico bangun Sayang ... kita mulai semuanya dari awal anggap kita mengenal pribadi ya ...