Sinopsis
Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan
tadarusan. Ken, Inaya, Ibu dan Bapak berkumpul di meja makan,
menghadapi beberapa hidangan lezat. Ikan bakar kesukaan Bapak, cumi
asam manis kesukaan Inaya, dan makanan lezat lainnya tersedia di atas
meja. Ibu dan Ken suka makanan apa saja, mereka tidak pemilih, tetapi
mereka lebih suka makan sayuran dan buah-buahan. Hanya saja, Ken
sering lupa waktu makan jika ia sudah asyik dengan suatu hal. Jadwal
makan yang kurang teratur, membuat ia terkadang jatuh sakit.
Sunyi dan sepi, ibu mengamati wajah Ken, Inaya, dan Bapak secara
bergantian. Ibu ingin menyampaikan hal tentang May, tapi ibu sedikit
ragu. Bagaimana jika Ken menolaknya? Akan tetapi hanya cara ini yang
bisa menyatukan Ken dan putri Sanjaya, sahabat sekaligus rekan bisnis
suaminya itu. Ibu mulai berpikir keras, berharap Ken tak menentangnya.
Ibu merasa ragu, mengingat bagaimana buruknya hubungan Ken dan May.
Tetapi apa salahnya mencoba? Ibunya May menyarankan agar Ken dan
May PDKT lalu kemudian menikah. Berbanding terbalik dengan keinginan
Ibunya Ken yang ingin kedua anak itu menikah dulu baru pacaran. Tapi
mengingat tingkah Ken dan May selama ini, rasanya akan sulit jika
langsung menikah.
Meskipun berbeda pendapat dengan calon besan nya itu, Ibunya Ken tetap
ingin menjodohkan Ken dengan May. Ia mengenal sosok May dari kecil
hingga dewasa. Yeah, May yang sekarang cukup urakan dengan gaya cuek
bebeknya. Padahal, May itu gadis yang sangat cantik dan manis, kulitnya
putih, wajahnya bersih, hidungnya juga mancung. Bibirnya berwarna
merah jambu, walau tanpa polesan lipstik atau lipglos. Ahh, Ibu menyukai
May bukan karena sosoknya yang cantik dan menawan, melainkan karena
May itu gadis yang baik hati dan sederhana.
Other Stories
Blind
Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta penuh makna, tak hanya bahagia tapi juga luka dan pengorbanan. Pada hari pernikahan ...
The Innocent
Rio terbangun di sebuah TKP pembunuhan. Ia menyimpulkan dirinya dan rekanya telah diserang ...
Aku Pulang
Raina tumbuh di keluarga rapuh, dipaksa kuat tanpa pernah diterima. Kemudian, hadir sosok ...
Pucuk Rhu Di Pusaka Sahara
Mahasiswa Indonesia di Yaman diibaratkan seperti pucuk rhu di Padang Sahara: selalu diuji ...
Hati Yang Beku
Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...