Sinopsis
Seorang perempuan menghabiskan liburan singkat di sebuah kota wisata, berharap jarak dapat meredakan kelelahan yang tak bisa ia jelaskan. Di sana, ia membeli sebuah kamera sekali pakai, benda kecil yang seharusnya hanya merekam momen remeh.
Setelah liburan berakhir, foto-foto dari kamera itu menampilkan celah dalam ingatannya. Potongan waktu yang tak sepenuhnya ia kenali, dan sosok yang terus hadir tanpa pernah ia sadari. Ketika satu gambar memperlihatkan sesuatu yang belum terjadi, ia dihadapkan pada kemungkinan bahwa tidak semua kenangan hilang secara kebetulan.
Dalam liburan yang berakhir terlalu cepat, ia harus memilih antara membiarkan ingatan tetap terfragmentasi, atau menerima kenyataan yang selama ini ia tinggalkan
Other Stories
Lombok, Tempat Aku Belajar Melepaskan
Rara menghabiskan liburan sekolahnya di Lombok bersama kakak pertamanya yang telah menikah ...
Dante Fairy Tale
“Dante! Ayo bangun, Sayang. Kamu bisa terlambat ke sekolah!” kata seorang wanita ge ...
Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster
Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...
Tilawah Hati
Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...
Deru Suara Kagum
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...